Tuesday, February 27, 2018

thumbnail

Sejarah Izanagi Dan Izanami, Dewa Pencipta Jepang



Bagi kalian pecinta anime Naruto atau mungkin pernah bermain game Persona 4, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Izanagi dan Izanami. Kedua nama tersebut memang sudah sering muncul dalam berbagai serial anime dan game buatan jepang.

Dalam legenda mitologi Jepang, Izanagi dan Izanami merupakan dewa - dewi yang menjadi pencipta Jepang. Mereka berdua juga merupakan orang tua dari dewa - deiw lainnya yang ada di kepercayaan Shinto. Kisah Izanagi dan Izanami diceritakan dalam 2 versi yaitu Kojiki ( catatan kuno ) dan Nihongi ( sejarah jepang ).




Menurut mitologi Jepang, sebelum terbentuk menjadi bumi seperti sekarang, alam ini hanyalah sebuah ketidak beraturan. Dari ketidakberaturan, munculah dua buah energi yang rigan dan yang berat. Energi yang ringan naik ke atas dan membentuk surga. Sedangkan energi yang berat turun kebawah membentuk bumi.

Dari surga, tercipta 3 dewa pencipta utama yang disebut Sanshin Zouka. Sanshin Zouka terdiri dari :
- Ame no Minaka Nushi no Mikoto
- Takami Musubi no Mikoto
- Kami Musubi no Mikoto

Dari ketiga dewa pencipta utama, lahir kembali 7 dewa utama dan yang terakhir dilahirkan adalah Izanagi - No - Okami dan Izanami - No - Okami. Izanagi dan Izanami merupakan dewa yang terkuat yang terlahir di 7 dewa utama tersebut. Oleh karena itu, Izanagi dan Izanami diberikan tugas untuk menciptakan dunia.

Untuk menjalankan tugasnya, Izanagi di berikan sebuah tombak bernama Ame - No - Nuboko. Mereka lalu pergi ke jembatan yang menghungbugkan surga dengan dunia bernama Ame - No - Ukihashi. Di jembatan itu, Izanagi mengayunkan tombaknya ke bawah. Secara ajaib, air menetes dari ujung tombak dan menciptakan pulau pertama bernama Onogoroshima.

Izanagi dan Izanami ingin melangsungkan pernikahan di Onogoroshima. Mereka membuat sebuah pilar bernama Ame - No - Mihashira dan melaksakan pernikahannya dengan mengelilingi pilar tersebut. Mereka berjalan dengan arah yang berlawanan lalu bertemu di tengah pilar. Izanami menyapa terlebih dahulu " How delightful it is to meet so handsome a youth " atau jika di terjemahkam seperti " betapa beruntungnya aku bertemu pemuda yang tampan ". Izanagi lalu membalasnya " How delightful I'm to have fallen in with such a lovely maiden " yang artinya " Betapa beruntungnya aku jatuh cinta pada kepada gadis yang cantik ". Lalu mereka berdua menyelesaikan pernikahan tersebut.

Sayangnya, anak pertama dari Izanagi dan Izanami tidak diakui di mata dewa karena cacat. Izanagi dan Izanami menghanyutkannya di sebuah aliran air. Mereka kemudian bertanya mengapa anak yang Izanami lahirkan terlahir cacat kepada para dewa. Para dewa mengatakan bahwa itu dikarenakan Izanami menyapa terlebih dahulu pada saat pernikahan. Itulah jika ada pernikahan di Jepang, sang mempelai wanita harus diam sebelum sang mempelai pria berbicara.

Izanagi dan Izanami kemudian mengulang pernikahan mereka dari awal. Pada kali ini, Izanagi menyapa terlebih dahulu. Dari pernikahan tersebut, lahirlah 8 anak yang menjadi pulau - pulau di Jepang. Izanami juga melahirkan bangaj dewa - dewi yang melambangkan gunung, air, lembah, sungai, angin dan lain - lain. Namun, Izanami terluka parah saat melahirkan Kagutsuchi, sang dewa api.

Izanami meninggal karena mengalami luka bakar yang sangat parah karena kelahiran Kagutsuchi. Ia kemudian di makamkan di Gunung Hiba. Karena marah, Izanagi membunuh Kagutsuchi dengan pedangnya. Dari aliran darah Kagutsuchi dan tetesan dari pedang Izanagi, lahir kembali dewa - dewa lainnya.

Karena rindunya kepada Izanami, Izanagi ingin menyusul Izanami ke Yomi atau alam bawah ( Underworld ). Izanami menyapa Izanago dalam kegelapan Yomi. Ia berkata bahwa Izanagi harus menunggunya. Izanami juga berpesan kepada Izanagi untuk tidak melihat parasnya.

Namun, karena tidak bisa menahan rindunya, Izanagi menarik ikat rambut yang ia kenakan dan membakarnya menjadi sebuah obor untuk melihat wajah dari Izanami. Izanagi terkejut saat melihat wajah istrinya yang cantik kini sudah menjadi busuk karena berada di dalam Yomi. Izanagi lalu kabur meninggalkan Izanami karena terkejut.

Karena marah diperlakukan seperti itu, Izanami memerintahkan dewa - dewa yang ia ciptakan dari tubuhnya untuk mengejar Izanagi yang ingin keluar dari Yomi. Izanami mengirimkan dewa - dewa wanita, 8 dewa petir, dan sepasukan tentara.

Ketika Izanagi sampai di perbatasan antara Yomi dan dunia kehidupan, ia bertemu dengan Izanami dan mereka berdua bercerai disitu. Izanami mengatakan bahwa ia akan membunuh 1000 anak darinya setiap hari. Izanagi pun menjawab bahwa jika Izanami melalukan hal tersebut, ia akan melahirkan 1500 anak setiap harinya. Konon, itulah mengapa di Jepang ada 1000 anak yang meninggal dan ada 1500 anak yang lahir setiap harinya.

Ketika sudah berhasil keluar dari Yomi, Izanagi ingin membersihkan semua kotoran yang ia dapatkan selama ada di Yomi. Izanagi kemudian melakukan Misogi, seperti mandi. Lahir banyak dewa lain dari kotoran - kotoran yang ada di baju, badan, dan aksesorisnya. Terakhir, Izanagi membasuh mata kirinya yang melahirkan Tsukoyomi, sang Dewa Bulan. Dari mata kanannya lahir Amaterassu, sang Dewa Matahari. Dan dari hindungnya, lahirlah Susano'o, Sang Dewa Lautan. Ketiga dewa tersebut kemudian menjadi 3 anak kebanggaan dari Izanagi.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments